http:bananocams.com office selakte fuck hard hd video dordoz.com vihar hd xxx nesaporn.mobi liebelib.mobi japan xxx blue film rajwap.me xxx seksiy vi pornmd.pro redwap.xyz freexxxporn.tv step momsex video zeloporn.com horse grill xxxx sexy pavarfula sax vedio porn-tube-box.mobi doanload video momi slep fucking housewife groping assporntube.info rajwar pron cumporn.info tryporno.info freetubemovs.com ganstababes.info

Teaching Factory

Teaching factory adalah model pembelajaran berbasis produk (barang/jasa) melalui sinergi sekolah dengan industri untuk menghasilkan lulusan yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri. SMK PU telah menerapkan Teaching Factory “SIP KOMPLIT”

Apa latar belakang penerapan Teaching Factory?

  1. Penyerapan tenaga kerja lulusan SMA/SMK/Sederajat oleh dunia usaha dan industri masih belum maksimal.
  2. Banyak orang tua siswa yang berharap anaknya dapat langsung bekerja setelah lulus SMK.
  3. SDM lulusan SMA/SMK/Sederajat yang tersedia belum bisa memenuhi kualifikasi industri.
  4. Sinergitas antara SMA/SMK/Sederajat dan dunia industri masih kurang.

Apa yang menjadi landasan hukum Teaching Factory?

  • Inpres No. 9 Tahun 2016, tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia
  • PP No. 41 Tahun 2015 tentang Pembangunan Sumber Daya Manusia, disebutkan dalam Pasal 6 ayat 1, bahwa Penyelenggaraan pendidikan vokasi berbasis kompetensi harus dilengkapi dengan Teaching Factory, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),dan Tempat Uji Kompetensi (TUK)

Apa tujuan pembelajaran Teaching Factory di SMK PU Negeri Bandung?

  • Melatih siswa untuk mencapai ketepatan waktu,
  • Pengenalan kualitas sesuai tuntutan industri,
  • Mempersiapkan siswa untuk berkompetensi sesuai keahliannya,
  • Menanamkan mental kerja dengan beradaptasi secara langsung dengan kondisi dan situasi industri,
  • kemampuan manajerial, dan
  • kemampuan menghasilkan produk jadi yang mempunyai standar mutu industri.

Apa manfaat Teaching Factory?

  • Meningkatnya efisiensi dan efektivitas pengantaran soft skills dan hard skills peserta didik;
  • Meningkatnya kolaborasi dengan dunia usaha/dunia industri;
  • Meningkatnya kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui interaksi dengan dunia usaha/dunia industri;
  • Terjadinya perubahan paradigma pembelajaran dan budaya kerja di institusi pendidikan dan pelatihan kejuruan.

Model Pembelajaran Teaching Factory yang diterapkan di SMK PU Negeri Bandung

  • Produk sebagai media pengantar kompetensi,
  • Job Sheet yang memuat urutan kerja dan penilaian sesuai dengan Prosedur Kerja Standar Industry
  • Pengaturan jadwal belajar yang memungkinkan terjadinya pengantaran Softskill dan Hardskill ke peserta didik dengan optimal.

Bagaimana harapan Kepala Sekolah terhadap berdirinya Teaching Factory?

Berdirinya TEFA merupakan Unit Usaha Sekolah berbasis industry. Produk yang dibuat oleh siswa memiliki nilai jual/ dapat dipasarkan. Menggait DU/DI untuk kerja sama dan dapat merekrut siswa. Menjadikan Tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa. Produk yang dibuat menjadi produk unggulan Sekolah.